Sebagai seorang freelancer, ogut sangat paham bagaimana manis dan asamnya seorang freelancer. Kadang bulan ini bayarannya banyak, kadang tidak ada sama sekali. Pekerjaan rumah terbesar adalah saat kosong. Kami tidak bisa makan selama beberapa hari. Atau ya, kalau punya tabungan, makan pasta setiap hari. Atau pol berutang dengan teman dulu. Itulah sedihnya menjadi seorang freelancer. Tapi sekarang tidak seperti itu lagi. Mengapa? Karena Ogut tahu bagaimana mengatur keuangan. Di sini, terima kasih atas tipnya! Jadi kalau mau sibuk, cake, sepi, freelancer kamu tetap bisa makan enak!

Habis gajian, langsung bagikan gajimu, geng!

Ini kunci utamanya sob! Kalau sudah dapat fee dari customer, jangan langsung dipakai semua. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membaginya menjadi beberapa pot. Gunakan saja prinsip 50-30-20. Jadi 50 untuk live bulanan, 30 untuk disimpan dan 20 untuk dimainkan. Itu ada di setiap gaji yang Anda peroleh.

Tapi, kalau di tarif pertama kamu berhasil memenuhi kebutuhan bulanan, lalu ada tarif kedua, saya sarankan jadikan 70-30. Artinya anda hemat 70%, 30% untuk main, ngemil, nongkrong dan sebagainya. Apakah tabungan Anda bertambah? Baru bulan depan.

Kebutuhan dasar yang paling penting dulu!

Inilah yang dikatakan Ogut di atas. Jika Anda menerima gaji dari klien, yang terpenting adalah kebutuhan dasar terlebih dahulu. Beli beras dulu, belanjaan dulu, sabun, shampo dan kebutuhan pokok lainnya dulu. Termasuk tagihan listrik dan hutang. Dulu itu adalah hal yang paling penting. Jika demikian, lanjutkan saja ke kebutuhan lain.

Buat dua akun!

Buat yang suka pakai cash asal jemput dan kirim ke Gopay atau OVO buat jajan, buat 2 akun. Satu rekening untuk kebutuhan pribadi, satu lagi untuk kebutuhan hidup. Kebutuhan pribadi ini berarti ya untuk bermain dan kebutuhan tidak penting lainnya. Satu untuk berurusan dengan pelanggan serta hal-hal penting. Misalnya untuk membeli sembako, mengirim uang ke rumah, dan sebagainya.

Baca juga:  Menabung atau Investasi? Kenali Tujuan Keuangan Kamu

Bekerja saja dari rumah!

Ini penting! Jika Anda menjadi seorang freelancer, godaan terbesar adalah bekerja di mana saja. Terkadang, berpura-pura menjadi pekerja lepas, dia bekerja di kafe mahal, di coworking space atau di tempat dia pernah menginap dan bisa menghabiskan 50 ribu. Daripada pakai uang segitu, lebih baik makan dan kerja dari rumah!

Itulah tadi beberapa tips menabung untuk kamu para freelancer yang penghasilannya tidak stabil. Kadang banyak, kadang nol. Sabar, bung. Selama Anda mengelola keuangan dengan baik, semuanya akan baik-baik saja juga. Jadi ingat, yang terpenting bukanlah berapa banyak uang yang Anda hasilkan, tetapi bagaimana Anda mengelolanya.

[zombify_post]

Pengumuman. Gesek ke bawah untuk melanjutkan

Bagikan: